Thursday, July 9, 2020

Etika Penggunaan internet

Kemajuan dalam bidang teknologi dan informasi selalu mengalami perkembangan dengan sangat pesat, yang paling signifikan dalam perkembangan teknologi saat ini yaitu Internet. Internet (Interconnection Networking) adalah suatu jaringan besar yang menghubungkan antara pengguna satu dengan yang lainnya di seluruh dunia tampa dibatasi oleh jumlah pengguna dan menjadikan satu jaringan yang dapat saling berkomunikasi.


Hadirnya Internet di dalam kehidupan manusia sangat memudahakan untuk menjalankan kehidupan antar individu , Sebagai contoh surat menyurat yang dulunya harus di kirim melalui kantor pos sekarang sudah bisa dilakukan hanya duduk dan mengetikkan surat tersebut melalui sebuah komputer, karena hal itulah perlu diperhatikan pula pentingnya etika dalam dunia internet yang akan dijabarkan sebagai berikut :
  1.  Perlu diketahui bahwa para pengguna internet berasal dari berbagai negara yang berbeda di seluruh dunia yang tentunya memiliki adat , budaya, bahasa yang berbeda - beda.
  2. Pengguna internet tidak diharuskan menunjukkan identitas aslinya atau biasa disebut anonymouse dalam berinteraksi di dunia maya.
  3.  Internet sudah menyediakan berbagai macam fasilitas - fasilitas yang digunakan untuk memudahkan para pengguna internet. Tetapi ada juga para pengguna internet yang malah menggunakan fasilitas tersebut untuk melakukan keisengan ataupun hal yang kurang baik yang dapat merugikan pengguna internet lainnya.
  4. Perlu diperhatikan juga pengguna internet semakin lama maka akan semakin banyak para penghuni baru yang berada di dunia maya tersebut
Inti dari hal Etika dalam pengguna internet adalah tidak melakukan hal hal yang buruk dalam penggunaan internet maka dari itu kita sendiri yang dapat mengubah dan memperbaiki hal hal yang berhubungan dengan etika buruk agar kedepannya memberi manfaat dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia berinternet.

Contoh kasus pelanggaran etika berupa spam misalnya kasus yang dilakukan Sanford Wallace pada tahun 2008 hingga 2009  yang mengaku telah menyebarkan lebih dari 27 juta pesan spam melalui server Facebook. Ia melakukan spamming terhadap sekitar 500 ribu akun pengguna Facebook yang dapat ia akses.



Di dialam perkembangan penggunaan internet mengetahui tentang kiranya pengguna internet mengtahui tentang kiranya pengguna internet mengetahui tentang etika dalam berkomunikasi melalui internet.pengetahuan etika dalam menggunakan internet akan meminimalisirkan adanya dampak negatif dari penggunaan internet.

Etika yang harus diketahui saat berkomunikasi melalui internet :
1. Penggunaan huruf dan tanda baca,di dalam internet huruf mampu meemberikan gambar ekspresi anda saat menyampaikan hal yang menjadi pemikiran anda.seperti penggunaan huruf besar saat menulis chat di sosial media meemberikan makna yang relatif ke arah negatif.
2. Penyampaian informasi,penyampaian informasi juga ada etika tersendirii dimana penyampaian informasi hendaknya disampaikan secara tepat sasaran dan mengikuti aturan.
3. Mematuhi hukum yang berlaku.
4. Privasi diri dan orang lain,privasi adalah hal penting untuk dijaga dan orang lain jaga.

Beberapa kasus dan alasan kenapa kasus tersebut bisa terjadi.

Maraknya informasi bohong atau hoax yang terjadi.alasan mendasar dari mudahnya informasi ini beredar yaitu karena tidak adanya filter informasi dari pengguna internet baik itu pengguna website maupun sosial media.

Masalah keluarga yang dikibatkan sosial media.sosial media salah satu media yang memanfaatkan untuk berkomunikasi dengan teman,kerabat ataupun orang baru,banyak hal negatif yang bisa didapatkan melalui sosial media di dalam keluarga yaitu perselingkuhan,pertengkaran yang diakibatkan oleh saling sindir di sosial media.

Maraknya akun palsu dengan mengatasnamakan orang lain.dalam hal ini adalah privassi yang dimanfaatkan orang lain.semua dalam hal ini bersumber dari informasi yang diunggah secara berlebihan ke internet yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan dari adanya informasi tersebut.

Maraknya pemerkosaan penculikan anak dan kejahatan lainnya yang berawal dari sosial media.kasus pemerkosaan kebanykan kasus berawal dari adanya komunikasi melalui sosial media karena merasa tertarik kemudian mau untuk di ajak bertemu tanpa mencari tau siapa yang mengajak bertemu tersebut. Pada kasus penculikan anak berawal dari orang tua yang melakukan check in di lokasi-lokasi tertentu bersama sang anak kemudian diunggah ke sosial media untuk menarik simpati orang lain.


Monday, May 4, 2020

Mengapa Internet?

Internet adalah sebuah jaringan yang menghubungkan komputer satu sama lain yang menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol atau Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran sehingga kita bisa saling berkomunikasi, berinteraksi, dan saling bertukar informasi meski dalam jarak yang jauh.

Dengan internet, kita bisa melakukan berbagai macam aktivitas. Hanya dengan sebatas duduk di depan komputer, anda seperti bisa berkeliling dunia dan mengetahui berita terbaru. Berikut adalah hal-hal yang menyebabkan mengapa saya menggunakan internet :


1. Menemukan informasi

Pada zaman modern ini, internet sudah menjadi sumber utama untuk mencari informasi. Informasi yang dapat kita cari pun tidak hanya sebatas negara kita saja, bahkan hingga seluruh dunia bisa kita ketahui topik hangat apa yang sedang terjadi. Berita-berita yang ditampilkan di internet tidak semuanya benar, maka dari itu kita sendiri harus pintar mengolah informasi yang telah kita dapat.

2. Jaringan Komunikasi

Banyak sekali aplikasi untuk berkomunikasi yang menggunakan internet seperti whatsapp, line, zoom, skype, discord dan masih banyak aplikasi komunikasi yang lainnya. Tidak seperti dahulu yang harus menggunakan pulsa untuk mengirim teks pesan dan menelfon, sekarang teknologi sudah berkembang dan telah berganti menjadi kuota. Aplikasi-aplikasi ini bahkan memiliki fitur mengirim gambar, mengirim video, dan telfon menggunakan video secara real-time.

3. Jaringan sosial

Ada juga aplikasi yang digunakan untuk mendapat banyak teman seperti instagram, twitter, dan masih banyak lagi. Aplikasi ini dapat membuat status yang sedang ingin anda buat dan menampilkan status tersebut kepada teman kita. Bukan hanya status, foto dan video pun juga dapat kita bagikan kepada teman kita.

4. Hiburan

Game online, dari namanya saja kita harus terhubung dengan internet untuk bermain game tersebut. Dengan game online ini anda dapat bermain game yang sama walaupun jaraknya jauh. Banyak sekali game online zaman sekarang yang pemainnya mencapai jutaan seperti DoTA, Counter-Strike, Dead By Daylight, Fortnite dan yang lainnya.

5. Belanja

Hanya dengan internet, kamu pun juga dapat berbelanja. Dengan menunduh aplikasi jual beli seperti Tokopedia, Lazada, Shopee dan lainnya, anda dapat mencari barang yang anda cari dan dapat membeli barang yang kamu inginkan. Bahkan zaman sekarang pun bank sudah terhubung dengan internet. Anda dapat melihat saldo dan mengirim uang hanya dari aplikasi handphone yang terhubung ke internet

Tuesday, April 7, 2020

Internet Addiction

Hasil Analisis :
Internet addiction merupakan gangguan yang terjadi akibat penggunaan internet, , individu menghabiskan banyak waktu pada aktivitas online yang mengganggu kegiatan lain seperti karir, studi, hubungan keluarga, dan pastisipasi pada kegiatan masyarakat dan sosial. Seperti kecanduan lainnya, internet addiction dipandang sebagai gangguan psikofisiologikal yang melibatkan tolerance, withdrawal symptom, gangguan afeksi dan terganggunya hubungan sosial. Tolerance adalah penggunaan internet dalam durasi yang sama akan menimbulkan respon kepuasan minimal sehingga durasi penggunaan internet harus ditambah agar dapat membangkitkan kepuasan dalam jumlah yang sama. Withdrawal symptom adalah sindrom penarikan diri yang terjadi saat menghentikan atau mengurangi penggunaan internet yang menimbulkan tremor, kecemasan, dan perubahan mood. Gangguan afeksi berupa depresi dan sulit menyesuaikan diri. Secara umum, Internet adalah suatu teknologi yang favorit, tetapi karena hal itu sangat sulit mendeteksi dan mengembangkan diagnostik mengenai kecanduan Internet. Dahulu pecandu Internet terbanyak di laporkan di negara-negara berkembang terutama negara-negara Asia seperti Korea, Cina dan Jepang. Hal ini berkaitan dengan banyaknya jumlah warung Internet yang terdapat di negara-negara Asia dan banyaknya pengguna Internet yang mengakses internet di warung Internet. Namun di negara-negara Eropa dan Amerika sedikit sulit mengetahui jumlah pecandu Internet karena meraka mengakses internet di rumah.
Dalam setiap tindakan pasti memiliki dampak, baik itu dampak negatif maupun dampak positif. Walaupun terkadang, internet addiction lebih ditekankan pada dampak negatif, tapi internet addiction mempunya dampak positif itu sendiri. Dampak positif dari internet addiction adalah kecanduan informasi internet (information overload), yaitu seseorang yang menelusuri situs situs informasi secara kompulsif. Individu yang selalu mengisi waktu menggunakan internet dengan mencari data atau informasi yang disediakan oleh halaman-halaman pada internet (www). Hal tersebut membuat seseorang mempunyai wawasan yang cukup luas. Lalu dampak positif lainnya yaitu, mencari relasi dalam dunia internet, orang yang sudah addiction terhadap intenet pasti mengetahui secara luas bagaimana memulai pertemanan di dunia maya, mereka membuat relasi dengan berbagai orang di seluruh penjuru dunia.
Dalam sisi lain internet addiction memiliki dampak negative yaitu, berkurangnya interaksi sosial secara langsung dengan orang lain, kecanduan internet membuat orang malas bergaul karena sudah mempunyai keasikan dalam dunia maya itu sendiri maka dari itu oecandu internet biasanya lebih menyukai pertemanan dunia maya, yang membuat ketika berkumpul sibuk dengan handphone nya masing-masing, asik dengan gadgetnya sendiri hingga lupa dengan lingkungan sekitar. Lalu dampak negative lainnya yaitu,  sering menunda-menunda pekerjaan, tugas ataupun kerjaan lainnya, hal tersebut karena terlalu asik dengan hiburan yang ada di dunia maya dan hal tersebut dapat mengakibatkan insomnia dan terganggunya kesehatan terutama kesehatan mata. Yang terakhir yang paling berdampak buruk dari kecanduan internet yaitu dapat menurunkan prestasi belajar dan mempunyai rasa malas tersendiri terhadapa sesuatu, hal tersebut berdampak sangat buruk bagi keberlangsungan hidup.

Dampak Negatif Internet Addiction
· Berkurangnya interaksi social secara langsung dengan orang lain. Ketika berkumpul sibuk dengan handphone nya.
· Sering menunda-menunda pekerjaan, tigas ataupun kerjaan lainnya.
· Mengalami Insomnia/susah tidur
· Terganggunya kesehatan mata
· Menurunnya prestasi belajar
· Akan mempunyai perasaan malas terhadap sesuatu, karena mementingkan Internet tersebut.

Dampak Positif Internet Addiction
R. A. Davis11 menyebutkan beberapa jenis fasilitas pada internet yang dapat memicu terjadinya kecanduan. Misalnya, online sex, games, casino (perjudian), stock trading (bursa efek), dan online auctions (lelang). Kecanduan itu sendiri menurut Kimberly S. Young12 terdapat beberapa jenis, di antaranya:
1. Kecanduan situs porno internet (cyber-sexual addiction), yaitu seseorang yang melakukan penelusuran dalam situs situs porno atau cybersex secara kompulsif. Individu yang mengalami kecanduan cybersex atau pornografi melalui internet ditandai dengan ketergantungan melihat, menemukan, menelusuri, men- download, dan berlangganan serta memperdagangkan porno- grafi secara online atau melakukan percakapan tentang fantasi seksual melalui chat rooms.
2. Kecanduan berhubungan dalam dunia internet (cyber-relational addiction), yaitu seseorang yang hanyut dalam pertemanan melalui dunia cyber. Individu yang selalu menghabiskan waktu menggunakan internet dengan membina hubungan baru dengan teman-teman yang baru saja ditemui dalam program chatting, friendster, multiply, blog, e-mail, atau situs hubungan perteman- an yang menimbulkan ketergantungan yang berlebihan terhadap hubungan online seperti di situs facebook. Teman online menjadi lebih penting bagi individu dalam kehidupannya, daripada keluarga dan teman-teman dalam dunia nyatanya.
3. Kecanduan berhubungan dengan net compulsion, yaitu se- seorang yang terobsesi pada situs situs perdagangan (cyber shop- ping atau day trading) atau perjudian (cyber casino) online. Kecanduan pada permainan online, perjudian online, dan berbelanja secara online yang berlangsung dengan cepat dapat menimbulkan masalah mental baru pada zaman internet ini.Melalui akses cepat ke casino virtual, permainan interaktif, dan eBay (situs jual beli online).
4. Kecanduan informasi internet (information overload), yaitu seseorang yang menelusuri situs situs informasi secara kompulsif. Individu yang selalu mengisi waktu menggunakan internet dengan mencari data atau informasi yang disediakan oleh halaman-halaman pada internet (www). Sejumlah data yang tersedia pada World Wide Web dapat menimbulkan perilaku kompulsif yang menuju pada ketergantungan melakukan web surfing dan pencarian sejumlah data. Individu akan menghabis- kan sejumlah waktu untuk mencari dan mengumpulkan data dari web dan mengatur informasi tersebut.
Kecanduan komputer (computer addiction), yaitu seseorang yang terobsesi pada program-program yang ada di internet. Biasanya permainan permainan online seperti Counter Strike, Ragnarok dan lain sebagainya.  






Cara Mengaatasi Internet Addiction
Terdapat berbagai cara mengatasi internet addiction, seperti rawat inap, rawat jalan, dan aftercare support, dan self-help groups. Treatment mungkin juga termasuk konseling keluarga, dukungan kelompok, pendidikan dan lokakarya untuk penderita dan keluarganya diharapkan dapat membantu mereka memahami aspek kepercayaan dan kehidupan keluarga yang merupakan bagian dari kecanduan tersebut. Pemulihan mereka yang mengalami internet addiction berbeda dengan pemulihan alcoholics yang harus berpantang daripada minum, untuk treatment internet addiction berfokus pada moderasi dan kontrol penggunaan internet, sama halnya dengan penderita gangguan makan yang belajar kembali tentang pola makan yang sehat (“Internet addict”, 2008).
Prosedur-prosedur yang juga masih digunakan untuk menangani kecanduan internet adalah dukungan kelompok. Jika kecanduan internet seseorang mempunyai satu dimensi biologi, maka beberapa pengobatan seperti obat antidepresan atau obat anti-anxiety drug juga dapat membantu. Intervensi psikologis dapat meliputi beberapa pendekatan seperti mengubah lingkungan untuk mengubah asosiasi lingkungan dengan penggunaan internet atau mengurangi penguatan diterima dari penggunanaan internet yang berlebihan. Psikologis intervensi dapat juga membantu orang mengidentifikasikan pemikiran dan perasaan dimana mencetuskan penggunaan internet mereka. Interpersonal intervensi juga dapat dilakukan yaitu meliputi beberapa pendekatan seperti pelatihan keterampilan sosial atau keterampilan komunikasi. Terapi keluarga dan terapi pasangan dapat digunakan jika penggunaan internet untuk lepas dari permasalahan di dalam area ini kehidupan keluarga (“Internet addiction disorder”, 2008).
Cognitive Behavior Therapy (CBT) juga diperkirakan sesuai untuk mengatasi permasalahan internet addiction. Hal ini sesuai dengan penelitian Young (2007) yang berjudul “cognitive behavior therapy with Internet addicts: treatment outcomes and implications”, menyatakan bahwa kebanyakan klien mulai dapat mengatasi masalah internet addiction, setelah mengikuti 8 sesi dari CBT. Selanjutnya Dr.Orzack (dalam jurnal yang ditulis Duran, 2003) juga menyatakan lebih memilih memberikan CBT daripada terapi obat untuk menangani pasien rawat jalan Rumah Sakit McLean di Boston yang mengalami internet addiction. Metode CBT diperkirakan cukup efektif mengurangi penggunaan internet pada subjek penelitian karena dapat membantu subjek mengurangi perilaku on-line secara nyata.

Daftar pustaka:

Koh, Eeng. Dampak Internet Pada Era Globalisasi, 2011. http:// konsultanseojakarta.com/dampak-internet-pada-era- globalisasi.php, diakses pada 10 Juni 2013.
Purnama, Yurika. “Gangguan Kecanduan Internet pada Remaja”, 2010. (http://blogsyurika.blogspot.com/2010/10/gangguan- kecanduan-internet-pada-remaja.html), diakses pada 12 Juni 2013.

Thursday, March 26, 2020

Analisis artikel dari pengaruh positif penggunaan internet

Artikel 1
DAMPAK PERKEMBANGAN INTERNET BAGI PSIKOLOGIS SESEORANG
“Internet”, kata yang sangat umum dan sangat tidak asing lagi di telinga kita. Ya, media komunikasi umum ini dapat dibilang sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Setiap orang di belahan dunia ini mengetahui dan menggunakannya. Perkembangan internet sangatlah pesat, hampir setiap bidang dan kegiatan yang ada menggunakan fasilitas internet ini sendiri.
“Mengapa perkembangan internet bisa sangat pesat?” “Mengapa banyak sekali orang menggunakan fasilitas internet?” Pertanyaan umum yang mungkin muncul dalam benak kita tentang ke-eksistensian internet. Internet memberi banyak sekali kemudahan untuk setiap kegiatan kita, internet juga menyimpan dampak positif bagi kita sebagai penggunanya. Beberapa dampak positif dari menggunakan fasilitas internet antara lain, media yang mempermudah kita sebagai pengguna untuk pencarian data yang dibutuhkan secara cepat, selain itu internet juga internet dapat menjadi media aktualisasi diri yang sangat-sangat efisien, memperbanyak relasi. Dampak positif lainnya adalah dapat menjadikan diri seseorang menjadi lebih kreatif atau dapat dibilang dapat meningkatkan daya kreatifitas seseorang.
Selain memiliki dampak positif internet pun memiliki dampak negatif bagi kita sebagai penggunanya. Beberapa diantaranya adalah pornografi, netgaming, Cybersexual addiction, Cyber-relational addiction, dan computer addiction. Dari beberapa dampak negatif

atas, dampak yang paling umum dan yang paling “popular” adalah pornografi/Cybersexual
Dampak positif dan negatif yang ditimbulkan oleh pesatnya perkembangan internet yang telah disebutkan diatas, secara langsung atau tidak langsung dapat berpengaruh pada psikologis si pengguna (kita). Pengaruh atau dampak dari perkembangan internet pada psikologis pengguna juga ada sisi positif dan negatifnya. Untuk sisi positifnya, seperti yang telah disebutkan di atas, meningkatkan daya kreatifitas. Meningkatnya kreatifitas ini dipengaruhi oleh pribadi yang selalu ingin berkembang dan berinovasi. Dengan banyaknya informasi yang tersedia & didapatkan dari internet, maka si pengguna pun terlatih untuk menciptakan atau membuat informasi – informasi dan “karya” yang baru.
Dampak negatif dari perkembangan internat bagi psikologis pengguna diantaranya adalah menurunnya moral pengguna, Mengapa? Penurunan moral ini sangat berkaitan dengan pornografi yang tersebar bebas di internet dan dapat diakses oleh umum. Lalu dapat menyebabkan dampak anti sosial bagi pengguna. Hal ini mungkin baru kiat dengar, tetapi dalam beberapa kasus hal ini memang ada. Dampak anti sosial ini terjadi karena si pengguna menjadi addict(ketagihan) terhadap internet itu sendiri. Addiction ini sendiri terjadi karena pengguna menemukn kenyamanan yang lebih saat menggunakan fasilitas internet ini. si pengguna lebih nyaman berada dan berinteraksi di/dengan dunia maya dibandingkan dengan di/dengan dunia nyata, sehingga dia lebih memilih internet daripada hal lain hal ini biasa disebut dengan internet addiction. Selain internet addiction, Cyber-relational addiction pun bisa menjadi salah satu faktor penyebab terbentuknya sifat/pribadi yang anti sosial dalam dunia nyata.

Dalam kasus lain, dampak negatif dari internet terhadap psikologis pengguna adalah si pengguna menjadi pribadi yang tertutup. Hal ini biasanya disebabkan karena si pengguna telah “bersahabat baik” dengan dunia maya tanpa batas ini sendiri yaitu dengan membiasakan diri bercerita tentang apa yang dia rasakan di fasilitas – fasilitas internet contohnya di blog, jejaring sosial, dll. Dari penjabaran di atas, dapat kita lihat dampak atau pengaruh negatif dari perkembangan internet lebih banyak dibandingkan dengan dampak positifnya. Tetapi semua itu tidak selalu bisa menjadi acuan atau paradigm kita terhadap internet, mengapa? Hal itu semua kembali lagi kepada diri setiap individu pengguna fasilitas internet. Baik buruk efek internet yang menentukan kita sebagai pengguna. Jadi, gunakanlah fasilitas media komunikasi internet ini dengan bijak.
Artikel 2
Internet dan Pengaruhnya terhadap Interaksi Antarmanusia
Hari ini siapa yang tidak kenal dengan internet? Tampaknya mayoritas warga dunia, khususnya di Indonesia telah mengenal internet. Ya, dari tahun ke tahun eksistensi internet semakin besar saja. Terlebih dengan adanya dukungan pemerintah dalam rangka usaha mengenalkan internet ke masyarakat luas. Internet telah menjadi kebutuhan yang cukup penting bagi umat manusia.
Dikutip dari Wikipedia.com, internet merupakan kependekan dari interconnection- networking, yaitu seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (paket switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Pelayanan yang diberikan oleh internet ini secara garis besar adalah pelayanan informasi, hiburan, pendidikan, bisnis, dan komunikasi. Kita tidak lagi mengalami kesulitan dalam mencari informasi seputar apa saja. Komunikasi menjadi semakin mudah dan murah, hanya bermodal jaringan internet, maka kita sudah dapat berinteraksi dengan orang-orang di seluruh dunia. Tentunya kemudahan-kemudahan ini

memberikan pengaruh terhadap interaksi antarmanusia. Sungguh, internet banyak menyebabkan pergeseran gaya hidup para penggunanya.
Ada Google, Facebook, Line, Twitter, Whatsapp, Instagram, Blogger, Ask.fm, Secret, serta bermacam-macam situs dan aplikasi internet lainnya yang menjadi pilihan para pengguna internet di Indonesia. Kebanyakan di antaranya adalah situs-situs yang memberikan layanan media sosial, di mana pengguna dapat mudah bersosialisasi dengan pengguna internet lainnya. Pada dasarnya semua media sosial memberikan tujuan pelayanan yang sama, yaitu memungkinan kita berinteraksi sosial, bertukar informasi dengan orang lain. Lalu, apakah pengaruh yang ditimbulkan dari penggunaan internet terhadap interaksi antarmanusia?
Setiap hal di dunia ini mempunyai dampaknya masing-masing, ada positif dan ada negatif. Begitu juga dengan dampak internet terhadap interaksi antarmanusia. Sebelum kita membahas dampak negatif dari internet, mari kita bahas dampak positif apa yang bisa diberikan olehnya.
Pertama, internet memungkinkan kita untuk berinteraksi secara mudah dengan orang lain yang berada di lokasi yang jauh. Seperti yang kita ketahui, manusia adalah makhluk sosial, dan tentunya salah satu kebutuhan manusia adalah bersosialisasi. Sekarang kita tidak perlu lagi susah-susah mencetak foto, menulis surat, kemudian mengirimkannya melalui kantor pos kepada keluarga di kampung halaman. Kita tidak perlu lagi berlama- lama bertukar kabar dan menahan rindu karena lama tidak bertemu dengan sahabat yang berada jauh di negeri orang. Kita dapat dengan mudah kembali menjalin silaturahmi dengan teman-teman dari TPA, TK, SD, sampai perguruan tinggi yang telah sekian lama tidak berjumpa. Melaui Facebook, Twitter, Skype, dan akun media sosial lainnya kita dapat menjalin hubungan dengan orang lain, bahkan dengan orang lain yang sebelumnya tidak kita kenal, kemudian terjalin petemanan baru. Ya, internet memang dapat mendekatkan yang jauh.
Kedua, dengan internet, informasi dapat dengan mudah, cepat untuk diberikan atau didapatkan. Kita bisa dengan cepat mengetahui bahwa ada kegiatan yang akan diselenggarakan oleh HIMA Prodi Psikologi dengan menyebarkan informasinya melalui grup Whatsapp angkatan, atau grup Facebook. Tentunya ini akan jauh lebih praktis dan lebih murah dibandingkan dengan mengirimkan SMS satu persatu kepada warga HIMA atau menunggu jadwal yang tepat untuk masuk ke kelas.
Ketiga, internet merupakan sarana aktualisasi dan eksistensi diri. Kita dapat dengan bebas menuliskan, mengenalkan, mendeskripsikan, mengkritik, memberikan saran tentang apa saja, kapan saja, dan di mana saja. Kita berhak memberikan tanggapan kritis kita terhadap kinerja 100 hari presiden Joko Widodo. Kita bisa merekam video saat kita bermain drum dengan terampil, kemudian mengunggahnya di Youtube untuk ditonton banyak orang. Tentunya kita akan merasa senang, dan puas jika mendapat tanggapan positif dari orang lain yang menonton. Bakat kita dapat diketahui orang banyak, kita dapat lebih dikenal, dan tidak menutup kemungkinan untuk kita berdiskusi dengan orang lain

yang memiliki minat dan bakat yang sama. Internet juga dapat menjadi sarana bagi kaum minoritas dalam menunjukkan eksistensinya guna diterima oleh masyarakat luas, seperti membuat artikel di blog, menuliskan status di Facebook/Twitter. Tentunya ini akan berpengaruh terhadap interaksi antarmanusia, masyarakat dapat mulai menjadi terbuka terhadap kaum-kaum minoritas, tetapi tentunya dengan segala pro dan kontra yang terjadi.
Keempat, internet merupakan sarana dukungan sosial yang cukup efektif dan efisien. Seseorang bisa saja memposting berita tentang seorang anak kecil yang menderita leukimia dan membutuhkan dana untuk pengobatan, kemudian apa yang ditulisanya dapat membuat orang lain bersimpati dan berkenan membantu biaya pengobatan sang anak. Situs-situs angket dukungan seperti Change.org juga dapat dijadikan cara dalam mendukung terjadi perubahan sosial yang positif di masyarakat.
Kira-kira menurut Anda, pengaruh positif apa lagi yang dapat diberikan oleh penggunaan internet terhadap interaksi antarmanusia?
Sekarang kita bahas mengenai pengaruh negatif yang diberikan oleh internet. “Media sosial dapat mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat.” Tidak jarang kita mendengar kalimat tersebut terlontarkan. Saya sendiri setuju – tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Saya setuju karena faktanya banyak orang-orang yang sering terlalu asik dengan gadget mereka masing-masing, yang terhubung dengan internet. Berinteraksi dengan orang yang lokasinya jauh dengan kita, justru malah membuat kita kurang berinteraksi dengan orang-orang yang berada di sekitar kita. Coba lihat di salah satu meja dengan beberapa orang yang berkumpul, hitunglah berapa orang yang tidak sibuk bermain media sosial di telepon genggamnya, seringkali lebih sedikit. Kemudian tidak jarang ketika orang lain berbicara di depannya, kita mendengarkannya dengan tatapan mata menuju layar telepon genggam, asik mengecek Instagram, sehingga kita menjadi kurang fokus. Saya yakin, orang yang berbicarapun menjadi kurang nyaman karena merasa tidak diperhatikan. Tetapi saya juga tidak setuju dengan pernyataan tersebut karena tentunya hal-hal itu tergantung individu pengguna internet.
Situs-situs anonim seperti Ask.fm dan Secret yang memungkinkan seseorang bertanya dan menulis status secara anonim dapat memberikan pengaruh negatif tersendiri. Orang-orang menjadi lebih bebas melalukan agresi, mengekspresikan kemarahan, ketidaksukaan terhadap orang lain secara tidak bertanggung jawab, maksudnya dengan kalimat-kalimat yang tidak pantas dan menyebarkan fitnah. Akibatnya orang lain yang diperlakukan dengan tidak pantas menjadi sedih, putus asa, kecewa, dan marah. Seperti yang kita tahu, Ask.fm pernah menjadi pemicu aksi bunuh diri sejumlah remaja karena ejekan-ejekan yang diterima dari pengguna Ask.fm lainnya (Provoke-Online, 2015).
Kita juga banyak mendengar kasus-kasus kriminal yang terjadi akibat penggunaan internet yang tidak bertanggung jawab, seperti kasus penculikan dan pemerkosaan anak di bawah umur karena berkenalan dan berinteraksi dengan orang yang tidak jelas asal usulnya via internet, serta maraknya kasus penipuan.

Tentunya hal-hal tersebut seharusnya tidak terjadi jika pengguna dapat menggunakan internet dengan lebih bertanggung jawab. Kesadaran individu sangatlah penting dalam hal ini. Individu hendaknya dapat menyadari bahwa sesungguhnya teknologi dibuat untuk kesejahteraan umat manusia, sehingga kehidupan dapat menjadi lebih baik dan lebih mudah. Kita wajib menghormati orang lain, termasuk di internet. Peran orang tua sangatlah penting dalam memberikan pengarahan serta pengawasan kepada anak-anaknya, khususnya kepada anak remaja pengguna internet. Pemanfaatan internet tentu harus disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diingikan. Selanjutnya peran pemerintah juga besar dibutuhkannya dalam rangka pemanfaatan internet dengan sebaik-baiknya. Pemerintah jangan hanya memperkenalkan internet kepada masyarakat luas, tetapi perlu mensosialisasikan dampak positif dan negatif penggunaan internet. Peran masyakarat juga penting dalam membantu memanfaatkan internet secara positif dan bertanggung jawab. Hendaknya kita saling mengingatkan satu sama lain agar tercipta interaksi antarmanusia yang positif, aman, dan nyaman.
Analisis:
Pengertian nternet menurut para ahli
Allan (2005)
Menurut Allan, Pengertian Internet adalah sekumpulan jaringan komputer yang terhubung satu sama lain dan dapat membaca serta menguraikan berbagai protocol komunikasi tertentu yang biasa kita kenal dengan istilah Internet Protocol (IP) dan juga Transmission Control Protocol (TCP). Protokol juga memiliki definisi lebih lanjut menurut Allan merupakan sebuah spesifikasi sederhana mengenai bagaimana komputer dapat berinteraksi satu sama lainnya.
Supriyanto (2006)
Menurut Supriyanto, Internet memiliki arti yaitu suatu hubungan dengan berbagai jenis komputer dan dengan jaringan yang ada di dunia serta memiliki sistem operasi dengan aplikasi yang berbeda. Hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan perangkat komunikasi misalnya telepon

dan satelit yang juga menggunakan protokol standar dalam melakukan komunikasi, yaitu protocol TCP/IP (Transmission Control / Internet Protocol).
Internet memberi banyak sekali kemudahan untuk setiap kegiatan kita, internet juga menyimpan dampak positif bagi kita sebagai penggunanya. Beberapa dampak positif dari menggunakan fasilitas internet antara lain, media yang mempermudah kita sebagai pengguna untuk pencarian data yang dibutuhkan secara cepat, selain itu internet juga internet dapat menjadi media aktualisasi diri yang sangat-sangat efisien, memperbanyak relasi. Dampak positif lainnya adalah dapat menjadikan diri seseorang menjadi lebih kreatif atau dapat dibilang dapat meningkatkan daya kreatifitas seseorang.
Internet pun juga sudah menjadi bagian penting bagi kita untuk bersosialisasi dan mencari identitas. Dengan menggunakan internet, kita jadi tahu topik apa yang sedang dibicarakan sehingga kita bisa sependapat dalam satu lingkungan sosial. Bakat, keterampilan dan prestasi pun dapat di sharing di internet sehingga kita bisa tahu peran kita dan tidak mengalami krisis indentitas.
Sesuai dengan teori tahapan perkembangan psikososial Erik Erickson, kasus ini dapat dikaitkan dengan tahap ke 5:
Psikososial Tahap 5 Identitas vs kekacauan identitas
Individu mulai mencari siapa dirinya, namun sudah siap untuk memasuki suatu peranan yang berarti di tengah masyarakat.
Pada tahap ini ego memiliki kapasitas untuk memilih dan mengintegrasikan bakat-bakat dan ketrampilan dalam melakukan identifikasi dengan orang yang sependapat dalam lingkungan sosial, serta menjaga pertahanannya terhadap berbagai ancaman dan kecemasan.
Apabila terjadi krisis identitas, membentuk bentuk suatu identitas yang stabil atau sebaliknya akan kekacauan peranan. Apabila seorang remaja dalam mencari jati dirinya bergaul dengan lingkungan yang baik maka akan tercipta identitas yang baik pula. Namun sebaliknya, jika remaja bergaul dalam lingkungan yang kurang baik maka akan timbul kekacauan identitas pada diri remaja tersebut.
merasakan dampak negatif dari mengakses internet seperti pengguna menjadi pribadi yang tertutup atau berkurangnya interaksi sosial secara langsung dengan teman-teman karena ketika berkumpul bersama pengguna merasa teman-temannya lebih banyak bermain handphone dibandingkan mengobrol.dan juga biasanya disebabkan pengguna menjadi tertutup karena membiaskan diri bercerita tentang apa yang dia rasakan di fasilitas-fasilitas internet contohnya blog,jejaring sosial,dll.

Dampak negatif lain juga pengguna sering menunda-nunda pekerjaan atau menunda mengerjakan tugas.serta menurunnya moral bagi pengguna,penurunan moral ini berkaitan dengan pornografi yang tersebar luas di internet dan mudah di akses oleh kalangan umum.
https://idcloudhost.com/pengertian-apa-itu-internet-defenisi-fungsi-manfaat-dampaknya/amp/ https://4jipurnomo.wordpress.com/dampak-perkembangan-internet-bagi-psikologis-seseorang/ https://psikodemia.com/tahapan-perkembangan-psikososial-eric-erikson/
http://psikologi.fk.unand.ac.id/component/content/article/942-internet-dan-pengaruhnya- terhadap-interaksi-antarmanusia

Saturday, March 14, 2020

Keterkaikatan Psikologi dan Teknologi Informasi

Psikologi

Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Menurut Wundt, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang kesadaran manusia, sehingga bisa dikatakan psikologi itu mempelajari tentang manusia.


Teknologi Informasi

teknologi Informasi adalah suatu studi perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan atau manajemen sistem informasi berbasis komputer, khususnya perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Menurut Haag dan Keen, pengertian teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu pekerjaan dengan informasi serta melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.


Dengan teknologi informasi yang semakin canggih, siapapun dari kalangan manapun dapat mengakses berbagai informasi dari berbagai sumber. Salah satu sumber informasi terbesar, yaitu internet, dapat digunakan dengan sangat mudah, cepat, dan dapat dijangkau oleh 'semua umur'. Karena dapat dijangkau oleh 'semua umur' tetapi internet mencakup global, jadi ada 'hal-hal' yang tidak pantas dilihat oleh anak di bawah umur, seperti pornografi, karena akan ada dampak psikologis pada anak yang dikhawatirkan anak akan matang sebelum waktunya.


Kaitan antara Psikologi dengan Teknologi Informasi

Seiring berkembangnya zaman, teknologi informasi terus mengalami perubahan yang mempengaruhi psikis manusia. Berikut ini adalah contoh dari perubahan psikologi manusia terhadap Teknologi Informasi
  • Individual space meningkat, yaitu meningkatnya ruang invidual karena telah memperoleh informasi melalui media komunikasi yang canggih, misalnya internet. Orang akan lebih menyukai duduk di depan computer yang berinternet daripada bersosialisasi dengan orang lain di dunia nyata. Dengan demikian, social space akan menyempit dan digusur dengan individual space tersebut.
  • Kecemasan sosial terhadap suatu fenomena meningkat. Dengan adanya media komunikasi yang berteknologi tinggi maka informasi akan lebih cepat menyebar. Contohnya, informasi mengenai wabah flu burung. Sebelum adanya informasi tersebut, orang tidak takut mengkonsumsi unggas. Namun setelah adanya informasi yang menyebar dengan cepat mengenai flu burung maka kecemasan sosial terjadi, yaitu orang merasa takut untuk mengkonsumsi unggas. Begitu juga fenomena tsunami di Aceh, sehingga setiap kali gempa di beberapa daerah, orang akan mencari informasi tentang kemungkinan tsunami. Inilah yang menjadi contoh adanya kepanikan sosial (social anxiety) karena media komunikasi berteknologi tinggi yang membahana.
  • Kebutuhan komersial masyarakat meningkat; sebagaimana kita ketahui sebelumnya bahwa media komunikasi yang hi-tech akan mempengaruhi minat audience dan mempersuasi audience. Oleh karena itu, hal ini digunakan oleh perusahaan jasa komunikasi dan perusahaan komersial untuk memanfaatkan sifat konsumerisme masyarakat ini.
  • Kriminalitas meningkat; jika kita melihat tayangan di TV mengenai informasi atau film tentang kriminalitas dengan modus yang canggih maka ini sebenarnya merupakan inspirasi bagi pelaku kejahatan lainnya. Proses meniru tayangan kriminalitas ini yang dikenali sebagai modeling perilaku kejahatan. Apalagi kalau kita mencermati modus operandi kejahatan di dunia maya (internet) yang sedang marak maka seolah-olah mudah sekali melakukan kejahatan yang dibantu dengan media komunikasi berteknologi tinggi. Masih ingat kasus penipuan melalui e-mail, HP dan chatting?
  • Pemenuhan rasa ingin tahu (need of curiousity); sudah menjadi kodrat manusia diciptakan dengan kekuatan pemikiran yang luar biasa. Pemikiran ini yang dirangsang dengan rasa ingin tahu atau penasaran yang besar. Dengan media komunikasi yang berteknologi tinggi, terjawablah rasa penasaran manusia tentang apapun itu. Semua bisa kita cari di internet dengan menggunakan kata kunci tertentu. Mudah kan?
  • Teknologi dapat mengurangi kreativitas; teknologi yang menjadi alat bantu manusia menjanjikan sejuta efisiensi. Oleh karena itu, manusia akan menjadi malas karena kemajuan teknologi tersebut. Sebagai misal, aktivitas copy-paste di mahasiswa akan menjadi budaya plagiat di kemudian hari. Pada akhirnya kreativitas seseorang dapat menurun jika ia tak pandai memanfaatkan teknologi untuk pengembangan dirinya.

Daftar Pusaka



Tuesday, October 16, 2018

Manusia dan Kebudayaan



Manusia

Pengertian Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.
Seorang Antropologi Indonesia yaitu Koentjaraningrat menyatakan bahwa masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus, dan yang terikat oleh suatu rasa identitas bersama. Pandangan yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat tersebut menegaskan bahwa di dalam masyarakat terdapat berbagai komponen yang saling berinteraksi secara terus menerus sesuai dengan sistem nilai dan sistem norma yang di anutnya. Interaksi antar komponen tersebut dapat terjadi antara individu dengna individu, antara lain individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok


Hakikat Manusia

·         Hakikat manusia mempunyai begitu banyak arti, seperti :
  • Makhluk yang mempunyai tenaga dalam yang bisa menggerakkan hidupnya dalam rangka memenuhi segala kebutuhan.
  • Individu yang mempunyai sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
  • Mampu mengarahkan dirinya kepada tujuan yang bersifat positif, mampu mengatur dan mengontrol dirinya, serta mampu untuk menentukan nasibnya.
  • Makhluk yang dalam proses menjadi pribadi yang berkembang dan terus berkembang, tak pernah selesai (tuntas) selama masa hidupnya.
  • Individu yang di dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha guna mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia menjadi jauh lebih baik untuk ditempati.
  • Suatu keberadaan yang memiliki potensi dengan perwujudannya menjadi ketakterdugaan dengan potensi yang tidak terbatas.
  • Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan, terutama pada lingkungan sosial, bahkan ia tak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusiaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.


Kepribadian Bangsa Timur

Di dunia ini dibagi menjadi 3 bangsa; barat, timur tengah, dan timur. Kepribadian dari bangsa timur sendiri tentu berbeda dari bangsa barat dan bangsa timur tengah. bangsa timur terkenal dengan sifatnya yang lemah lembut, ramah, sopan santun, peduli terhadap sesama, dan masih bergotong royong satu sama lain



Image result for gambar animasi budaya indonesia



Kebudayaan

Secara umum, pengertian budaya adalah mengatur agar manusia bisa mengerti bagaimana seharusnya untuk bertindak, berbuat, menentukan sikap ketika berinteraksi dengan orang lain.
Istilah budaya dari kata culture yang merupakan istilah bahasa asing yang memiliki arti kebudayaan. Kata tersebut berasal dari bahasa latin “colere” yang berarti mengolah atau mengerjakan, yaitu mengolah tanah atau petani.

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, budaya merupakan sebuah pemikiran, adat istiadat atau akal budi. Secara tata bahasa, arti atau makna dari kebudayaan diturunkan dari kata budaya dimana cenderung kearah cara berpikir manusia. Berikut ini adalah penjelasan mengenai pengertian budaya menurut beberapa ahli :

1. Definisi Budaya Menurut E.B Taylor
Budaya merupakan komples yang mencakup pengetahuan kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

2. Definisi Budaya Menurut Koentjaraningrat
Menurut Koentjaningrat kata budaya berasal dari kata “colere” kemudian “culture” yang diartikan sebagai segala daya dan kegiatan manusia untuk mengolah dan mengubah alam.

3. Definisi Budaya Menurut Ki Hajar Dewantara
Budaya merupakan hasil perjuangan masyarakat terhadap zaman dan alam. Perjuangan ini membuktikan kejayaan dan kemakmuran hidup masyarakat dalam menghadapi kesulitan dan rintangan untuk dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan dalam hidupnya.


Perubahan Kebudayaan

Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dikarenakan adanya ketidaksesuaian terhadap unsur-unsur budaya. Perubahan kebudayaan biasanya terjadi karena adanya ketidakserasian terhadap fungsi yang ada pada kehidupan. Seiring dengan berkembangnya zaman maka perubahan kebudayaan akan terus terjadi, hal ini dikarenakan perubahan kebudayaan terjadi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perubahan kebudayaan merupakan cara baru dalam upaya perbaikan terhadap bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya. Perubahan kebudayaan mencakup berbagai hal mulai dari kesenian, teknologi, ilmu pengetahuan, bahkan sistem kemasyarakatan. Para ahli mengemukakan pendapat mengenai pengertian perubahan kebudayaan.

Terjadinya perubahaan kebudayaan tentunya disebabkan karena ada faktor yang mendorong terjadinya perubahan tersebut. Faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan meliputi faktor internal dan juga eksternal. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai faktor internal dan juga faktor eksternal terjadinya perubahan kebudayaan.

Faktor internal terjadinya perubahan kebudayaan yaitu sebagai berikut:

Terjadinya perubahan demografis. Perubahan itu mencakup perubahan ukuranm struktur, dan juga distribusi penduduk. Contoh dari perubahan demografis yaitu kelahiran, kematian, dan juga migrasi. (baca juga: Perkembangan Wilayah Indonesia)

Adanya penemuan baru baik itu ide ataupun alat, atau dapat juga menyempurnakan penemuan baru tersebut dan memperbaharui ataupun mengganti yang ada.

Adanya konflik sosial di dalam masyarakat. Dengan adanya konflik sosial maka dapat merubah suatu kepribadian orang yang ada pada bagian masyarakat tersebut. Contohnya seseorang yang tiba-tiba menjadi pendiam, tidak mau bersosialisasi dengan orang lain.

Adanya pemberontakan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya perubahan kebudayaan pada struktur pemerintahan. (baca juga: Faktor perubahan Sosial)

Faktor eksternal terjadinya perubahan kebudayaan yaitu sebagai berikut:

Terjadinya peperangan merupakan faktor eksternal terjadinya perubahan kebudayaan. Dengan adanya peperangan maka akan terjadi perubahaan unsur-unsur budaya pada suatu negara baik dalam unsur ekonomi, sistem pengetahuan, teknologi, bahasa, kesenian ataupun sistem kemasyarakatan.

Faktor eskternal kedua yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan yaitu adanya pengaruh budaya lain. Adanya pengaruh budaya lain biasanya lebih mudah terjadi pada masyarakat yang terbuka, karena masyarakat terbuka dapat lebih mudah menerima adanya unsur budaya lain. Contoh dari adanya pengaruh budaya lain yaitu adanya hubungan antara dua bangsa yang dapat saling mempengaruhi seperti terjadinya akulturasi, difusi (penyebaran kebudayaan). dan juga proses bertemunya antar budaya yang menghasilkan suatu budaya baru akan tetapi tidak melihat budaya lama (Asimilasi).

Terjadinya perubahan alam dapat mempengaruhi juga perubahan kebudayaan. Maksud dari perubahan alam yaitu perubahan lingkungan fisik yang disebabkan karena bencana alam misalkan gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, dll. Dengan terjadinya suatu bencana alam maka akna terjadi banyak perubahan pada kehidupan seperti perpindahan tempat tinggal maka mau tidak mau mereka harus saling menyesuaikan hal tersebut memicu terjadinya perubahan kebudayaan.



Unsur Kebudayaan

Berikut ini adalah penjelasan mengenai 7 unsur budaya :

1. Bahasa
Bahasa merupakan suatu pengucapan yang indah dalam elemen kebudayaan dan sekaligus sebagai alat perantara yang paling utama bagi manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan kebudayaan.
Bentuk bahasa ada dua, yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan.

2. Sistem Pengetahuan
Sistem pengetahuan berkisar pada pengetahuan tentang kondisi alam sekelilingnya dan sifat-sifat peralatan yang digunakannya. Sistem pengetahuan meliputi flora dan fauna, ruang pengetahuan tentang alam sekitar, waktu, ruang dan bilangan, sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia serta tubuh manusia.

3. Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial
Organisasi sosial merupakan sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial meliputi kekerabatan, asosiasi, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, dan perkumpulan.

4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
Yang dimaksud dengan teknologi adalah jumlah dari semua teknik yang dimiliki oleh para anggota dalam suatu masyarakat yang meliputi cara bertindak dan berbuat dalam mengelola dan mengumpulkan bahan-bahan mentah.
Kemudian bahan tersebut dijadikan sebagai alat kerja, penyimpanan, pakaian, perumahan, alat transportasi, dan kebutuhan hidup lainnya yang berupa material.
Unsur teknologi yang sangat menonjol adalah kebudayaan fisik yang meliputi alat produksi, senjata, wadah, makanan dan minuman, pakaian, perhiasan, tempat tinggal, perumahan, dan alat-alat transportasi.

5. Sistem Mata Pencaharian Hidup
Sistem mata pencaharian hidup adalah segala usaha atau upaya manusia untuk medapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan.
Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi meliputi berburu, mengumpulkan makanan, bercocok tanam, perikanan, peternakan, dan perdagangan.

6. Sistem Religi
Sistem religi bisa diartikan sebagai sebuah sistem yang terpadu antara keyakinan dan praktek keagamaan yang berhubungan dengan hal-hal yang suci dan tidak dapat dijangkau oleh akal dan pikiran.
Sistem religi meliputi sistem kepercayaan, sistem nilai, pandangan hidup, komunikasi keagamaan, dan upacara keagamaan.

7. Kesenian
Secara sederhana kesenian dapat diartikan sebagai segala hasrat manusia terhadap keindahan atau estetika. Bentuk keindahan yang beraneka ragam itu muncul dari sebuah permainan imajinatif dan kreatif.

Hal itu dapat memberikan kepuasan batin bagi manusia. Secara garis besar, kita dapat memetakan bentuk kesenian dalam tiga garis besar, yaitu seni rupa, seni suara dan seni tari.



Wujud Kebudayaan


Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan dibagi menjadi 3 wujud, yaitu:

1. Wujud kebudayaan sebagai sistem ide
Contoh: Aturan atau norma sopan santun dalam bertutur kata kepada orang yang lebih tua, aturan bertamu di rumah orang lain. Contoh wujud konkretnya terdapat di dalam undang-undang atau aturan tertulis

2. Wujud kebudayaan sebagai sistem aktivitas
Contoh: Budaya upacara perkawinan, proses pemilihan pemimpin, atau kampanye partai yang dikategorikan sebagai wujud kebudayaan yang berupa aktivitas individu.

3. Wujud kebudayaan sebagai sistem artefak
Contoh: Wayang golek dari Jawa, kain ulos dari Batak, songket dari Padang, ataupun sebuah mahar berupa barang yang harus diberikan dalam upacara adat perkawinan.



Kaitan Manusia dan Kebudayaan

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda teteapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan dan setelah kebudayaan itu tercipta maka manusia harus mengikuti kebudayaan tersebut. Contohnya adalah manusia dengan peraturan-peraturan kemasyarakatan. Awalnya manusia yang membuat peraturan-peraturan itu, setelah peraturan itu jadi maka manusia harus mematuhi peraturan-peraturan yang mereka buat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan, karena kebudayaan adalah wujud dari manusia itu sendiri.
Dari sisi lain, hubungan manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dan masyarakatdinyatakan sebaga dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui 3 tahap, yaitu :
  1. Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
  2.  Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas objektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia
  3.  Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia
Apabila manusia melupakan bahwa masyarakat adalah ciptaan manusia, maka dia akan menjadi terasing atau tealinasi (Berger, dalam terjermahan M. Sastrapratedja, 1991; hal : 15)


Daftar Pusaka

https://materiips.com/pengertian-perubahan-kebudayaan
https://www.era.id/play/BoU9K0-3-wujud-kebudayaan
https://www.temukanpengertian.com/2013/09/pengertian-manusia.html
http://www.habibullahurl.com/2018/02/pengertian-dan-aspek-hakikat-manusia.html